Home / Dunia / 2022, Rusia Rampungkan Reaktor Penelitian Nuklir Terkuat di Dunia – RBTH Indonesia

2022, Rusia Rampungkan Reaktor Penelitian Nuklir Terkuat di Dunia – RBTH Indonesia

2022, Rusia Rampungkan Reaktor Penelitian Nuklir Terkuat di Dunia 1 Juni 2017 Radhitya Diva Putra, RBTH Indonesia Sebelum musim panas selesai, Rosatom berencana untuk sudah memiliki tujuh memorandum dengan calon mitra untuk turut berpartisipasi dalam proyek yang dinamai Reaktor Penelitian Cepat Multifungsi (MBIR) tersebut. The Novosibirsk Chemical Concentrates Plant (NCCP) is one of the world’s leading producers of nuclear fuel for nuclear power plants and research reactors in Russia and other countries. It is the only producer of metallic lithium and lithium salts in Russia. NCCP is part of the TVEL Fuel Company which is affiliated with the ROSATOM State Corporation. Pembangunan MBIR dimulai sejak akhir 2015 di lokasi milik Institut Penelitian Reaktor Nuklir Sumber: Slava Stepanov / GELIO

Perusahaan energi nuklir negara Rusia, Rosatom, akan selesai membangun reaktor penelitian nuklir terkuat di dunia yang berlokasi di Dimitrovgrad pada 2022, demikian menurut dokumen yang perusahaan tersebut publikasikan di Forum Ekonomi Internasional Sankt Peterburg (SPIEF).

Sebelum musim panas selesai, Rosatom berencana untuk sudah memiliki tujuh memorandum dengan calon mitra untuk turut berpartisipasi dalam proyek yang dinamai Reaktor Penelitian Cepat Multifungsi (MBIR) tersebut.

“Sebelum musim panas ini, setidaknya tujuh memorandum kesepahaman akan ditandatangani oleh calon mitra. Mereka adalah perusahaan dan organisasi negara dari Korea Selatan, Perancis, Tiongkok, AS, Afrika Selatan, dan negara Grup Visegrad (Republik Ceko, Slowakia, Hongaria, dan Polandia),” ujar dokumen tersebut, dengan menambahkan bahwa perjanjian dengan Republik Ceko, Korea Selatan, Afrika Selatan, dan AS telah ditandatangani.

Sputnik melaporkan, Rosatom juga telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Vnesheconombank (VEB) untuk membiayai proyek MBIR. Rosatom juga optimis dengan kemungkinan partisipasi Kazakhstan dalam proyek tersebut.

Pembangunan MBIR dimulai sejak akhir 2015 di lokasi milik Institut Penelitian Reaktor Nuklir, yang telah menampung delapan reaktor penelitian. Reaktor berpendingin sodium itu akan memiliki tenaga 150 megawatt, dan akan menggantikan BOR-60, yang merupakan satu-satunya reaktor penelitian neutron cepat yang beroperasi saat ini.

Multimedia

Baikonur

Kosmodrom Baikonur: 62 Tahun Berdiri, Ribuan Pesawat Ruang Angkasa Meluncur

Opini Anda

Apakah menurut Anda hadirnya militer Rusia di Suriah bisa membantu memberantas ISIS?

Berita

  • 20.51 4 Juni 2017 Putin: Sankt Peterburg Adalah Kota Favorit Saya
  • 20.23 4 Juni 2017 Teroris Serang London, Rusia Siap Bentuk Aliansi Antiteroris Internasional
  • 10.22 4 Juni 2017 Tiga Tahun ke Depan, Rusia Akan Dapatkan 50 Unit Helikopter Ka-52
  • 23.57 3 Juni 2017 Seminggu Terakhir, Tentara Suriah Basmi 1.200 Teroris ISIS di Aleppo
  • 19.24 2 Juni 2017 Putin: Daripada Mendukung Assad, Rusia Lebih Mementingkan Persatuan Suriah
  • 00.07 2 Juni 2017 Kalahkan London, Sankt Peterburg Akan Miliki Kincir Ria Tertinggi di Dunia
  • 23.46 1 Juni 2017 Pengamat: Sulit bagi Barat untuk Membuang Pandangan Negatif Terhadap Rusia
  • 23.20 1 Juni 2017 2016, Rusia Rogoh 14 Triliun Rupiah untuk Bantu Negara-negara Termiskin
  • 19.30 1 Juni 2017 Kontribusi di Teknologi Global Kecil, Rusia Dinilai Perlu Strategi Khusus
  • 18.15 1 Juni 2017 2022, Rusia Rampungkan Reaktor Penelitian Nuklir Terkuat di Dunia

Business Calendar

Baca lebih lanjut

Culture calendar

Baca lebih lanjut Sumber: Google News

About Redaksi

Check Also

Harga Minyak Dunia Turun Akibat Pasokan OPEC Meningkat – Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK — Harga minyak dunia turun pada Jumat (Sabtu, 22/7), terjadi setelah data …