Home / Indonesia / Advokat Deklarasi Tolak Paham Radikal untuk Jaga Persatuan NKRI – Detikcom

Advokat Deklarasi Tolak Paham Radikal untuk Jaga Persatuan NKRI – Detikcom

Selasa 30 Mei 2017, 05:50 WIB Advokat Deklarasi Tolak Paham Radikal untuk Jaga Persatuan NKRI Mei Amelia R – detikNews Advokat Deklarasi Tolak Paham Radikal untuk Jaga Persatuan NKRIFoto: Dok. Istimewa Jakarta – Sejumlah advokat prihatin dengan kondisi bangsa Indonesia yang digempur dengan paham radikal dan memudarnya sikap toleransi. Para advokat yang tergabung dalam advokat pengawal Pancasila mendeklarasikan diri menolak segala bentuk paham radikal demi terjaganya persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.
"Kami adalah advokat yang lahir, hidup dan berkarya di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika serta berdasarkan pada Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kami bersyukur atas keragaman di Indonesia yang merupakan berkat Tuhan untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia," terang advokat senior Juniver Girsang dalam keterangannya, Selasa (30/5/2017).
Menurut Juniver, keberagaman suku, agama, ras dan antargolongan yang ada di Indonesia bukan menjadi pemecah persatuan dan kesatuan. Keberagaman latar belakang suku, agama, pandangan politik dan hukum yang berbeda seharusnya menjadi alat pemersatu bangsa.
"Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah rumah kami dan kami percaya bahwa Pancasila adalah ideologi yang paling tepat untuk bangsa Indonesia," ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya sepakat untuk tidak menggunakan isu SARA sebagai cara atau metoda untuk berkarya dalam profesi kami. Ia menilai, penggunaan isu SARA untuk kepentingan tertentu dapat menimbulkan kegaduhan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta tidak sejalan dengan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan NKRI.
"Kami prihatin dengan paham radikal dan isu SARA yang mulai mempengaruhi sikap toleransi antar warga negara. Hal ini dapat bertentangan dengan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia," ungkapnya.
Deklarasi tersebut digelar di The Media yang terletak di Jl. Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Deklarasi tersebut dihadiri sekitar 200 advokat dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang dan Bali. Selain Juniver, hadir juga sejumlah advokat senior lainnya seperti Teguh Samudera, Tuti Hadiputranto, Todung Mulia Lubis, Harry Ponto, Luhut MP Pangaribuan, I Wayan Sudirta dan Melli Darsa.
Berikut pernyataan sikap dari para advokat tersebut yang dibacakan di Hotel Ambara, Jaksel:
1. Kami mendukung pemerintahan yang sah yang terpilih secara demokratis dan konstitusional, kami mengutuk segala tindakan yang ingin mengambil kekuasaan dengan cara inkonstitusional.
2. Kami menentang dan melawan seluruh upaya yang dilakukan oleh oknum-oknum yang menggunakan paham radikal, dan SARA yang mencoba merusak Negara Kesatuan Republik Indonesia.
3. Kami mendukung semua tindakan tegas pemerintah Republik Indonesia untuk membubarkan setiap dan semua organisasi radikal dan yang merusak keragaman Indonesia atau merusak toleransi antar-suku, agama, ras dan antar golongan yang pada akhirnya dapat merusak persatuan dan kesatuan dalam kebinekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pada Pancasila.
4. Kami akan berkarya bersama di Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan berdasarkan kepada Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia, kami menjunjung tinggi semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
5. Kami mendesak pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan tindakan hukum yang tegas kepada setiap individu, oknum, pejabat, organisasi atau perkumpulan dalam nama apapun yang menyebarkan paham radikal yang akan merusak sikap toleransi agar warga Negara yang beragam dalam NKRI yang ber-Bhinneka Tunggal Ika dan berdasarkan Pancasila.
6. Kami siap bekerja sama dengan pemerintah Republik Indonesia, Kepolisian RI, TNI dan setiap individu, organisasi atau elemen masyarakat yang setia kepada NKRI yang ber-Bhinneka Tunggal Ika dan berdasarkan Pancasila.
(mei/dhn)Sumber: Google News

About Redaksi

Check Also

Institut Jujitsu Indonesia Sumut Akan Gelar Gashuku – Harian Analisa

Institut Jujitsu Indonesia Sumut Akan Gelar Gashuku Institut Jujitsu Indonesia (IJI) Sumut akan menggelar latihan …