Home / Bisnis / Dirjen IKM Minta Pemda Tanggkap Peluang Bisnis Tenun Ulos … – Tribun Medan

Dirjen IKM Minta Pemda Tanggkap Peluang Bisnis Tenun Ulos … – Tribun Medan

Dirjen IKM Minta Pemda Tanggkap Peluang Bisnis Tenun Ulos

"Jadi kita punya program pengembangan tenun di luar Pulau Jawa. Di Kalimantan juga sudah ada tahun lalu. Tahun ini di Sulawesi, Sumatera dan juga NTT"

Senin, 17 Juli 2017 17:44 Dirjen IKM Minta Pemda Tanggkap Peluang Bisnis Tenun UlosTribun Medan / DedyDirjen Industri Kecil dan Menengah Kementrian Perindustrian (berbalut Hiou Simalungun berwarna cokelat) mensosialisasikan tenun nusantara (Tribun Medan / Dedy)

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR – Direktur Jendral Industri Kecil dan Menengah (IKM) berupaya sinergi dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan industri tenun.

Sejumlah kota saat ini sudah dijalin kerja sama dengan Kementrian Perindustrian

"Jadi kita punya program pengembangan tenun di luar Pulau Jawa. Di Kalimantan juga sudah ada tahun lalu. Tahun ini di Sulawesi, Sumatera dan juga NTT. Ulos juga gak cuma di Siantar. Untuk tenun kita memfasilitasi pemerintah daerah. Kita minta pemerintah aktif dan giat kembangkan. Ulos ini bagus, apalagi untuk fashion. Kemudian kita juga bisa interior dan pasarnya bagus. Belanda aja setiap tahun minta gak hanya batik tapi ulos juga," kata Dirjen IKM Gati Wibawaningsih.

"Peluang ini harus diambil pemerintah daerah. Jadi perajin IKM itu tergantung pemerintah daerahnya sendiri. Teknis juga kita bantu, mesin juga. Kita bisa kasih potongan harga untuk perorangan," imbuhnya.

Hal itu juga berdasar perkembangan industri tenun nusantara berperan penting sebagai penggerak perekonomian regional dan nasional.

Sentra-sentra industri tenun tersebar hampir di seluruh pelosok tanah air menggerakkan perekonomian daerah setempat.

Jumlah sentra IKM mencapai 369 sentra dengan jumlah perusahaan mencapai 16.971 unit usaha.

Kain tenun sebagai salah satu penyumbang devisa negara. Nilai ekspornya pada tahun 2016 mencapai 2,6 juta USD dengan utama ekspor Belanda.

Meningkatnya nilai ekspor kain tenun harus diwaspadai mengingat nilai impornya yang juga meningkat. Pada tahun 2016 nilai impor kain tenun sebesar 1,06 juta USD.

Halaman selanjutnya 12

Penulis: Dedy Kurniawan Editor: Sofyan Akbar Sumber: Tribun Medan Ikuti kami di Momen Mengerikan Buaya Memangsa Syarifuddin dan Menyeretnya di Sungai Berau Kalimantan Sumber: Google News

About Redaksi

Check Also

Akhirnya, Porsche 911 Carrera GTS Mengaspal di Indonesia!

Jakarta, AutonetMagz.com – Hari ini (26/7) di Porsche Centre Jakarta yang juga merupakan Porsche terbesar di Asia Tenggara, awak media diundang untuk dapat melihat peluncuran Porsche 911 Carrera GTS. Mobil yang sudah dinantikan oleh pecinta sports car tanah air ini ditampilkan dengan kelir berwarna merah yang sangat menarik perhatian. Apa saja spesifikasi dari mobil satu ini? Porsche 911 Carrera GTS ini dibekali oleh mesin flat-six twin turbocharged 3.000 cc yang sama dengan milik Carrera dan Carrera S, namun diangkat tenaganya jadi 450 hp di 6.500 rpm, 30 hp lebih besar daripada Carrera S dan 20 hp lebih besar daripada model sebelumnya. Torsi besar di angka 550 Nm bisa diraih sejak 2.000 rpm dan terus ada hingga 5.000 rpm. Lebih menggiurkan daripada 911 Carrera dan Carrera S bukan? Tak heran, sebab 911 GTS memang diperuntukan bagi kalian yang ingin memiliki mobil dengan performa lebih tinggi daripada varian S, namun tidak segarang GT3 yang sudah mulai track-oriented. Untuk performany..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *