Home / Politik / DPR Ingin Pemerintah Berani Menambah Lagi Kursi Parlemen – BeritaSatu

DPR Ingin Pemerintah Berani Menambah Lagi Kursi Parlemen – BeritaSatu

Ilustrasi Pemilu di Indonesia DPR Ingin Pemerintah Berani Menambah Lagi Kursi Parlemen

Ilustrasi Pemilu di Indonesia (Beritasatu.com)

Jakarta – Pansus RUU Pemilu masih berharap Pemerintah bisa mengakomodasi usulan fraksi-fraksi yang ingin penambahan 19 kursi anggota DPR untuk Parlemen periode 2019-2014.

Menurut Ketua Pansus Pemilu, Lukman Edy, hal itu berdasarkan hitungan yang ditujukan agar terjadi keadilan nilai kursi Parlemen di tiap dapil. Sebab, berdasarkan perhitungan, ternyata 'harga' satu kursi DPR untuk tiap dapil itu berbeda.

Berdasarkan hitungan pihaknya, ada tiga opsi. Pertama, ada daerah yang kursinya dikurangi, dan daerah yang selama ini dianggap kemahalan ditambah. Hasilnya, total akan ada 563 kursi Parlemen. Yang ditambah adalah daerah seperti Kepri, Riau, Sumut, dan Jabar. Yang dikurangi adalah daerah seperti Sumbar dan Sulsel.

Opsi kedua, kursi menjadi 570, alias ditambah 10 kursi saja. Pada opsi ini, jumlah kursi saat ini dipertahankan. Yang ditambah adalah untuk Kalimantan Utara, dan daerah lain yang selama ini dianggap terlalu 'mahal'.

Opsi ketiga, semua dapil yang sudah ada dipertahankan, dan ditambah 19 kursi untuk semua wilayah yang dianggap kurang. Ini yang dianggap paling sesuai karena adil berdasarkan jumlah penduduk.

Pemerintah sendiri berposisi cukup tambahan 5 kursi untuk provinsi baru yakni Kalimantan Utara, sehingga total akan ada 565 kursi di DPR periode mendatang.

Anggota Pansus dari Fraksi PPP, Achmad Baidlowi, memastikan bahwa pasti akan ada penambahan kursi DPR. Sebab Provinsi Kalimantan Utara yang baru dimekarkan harus diakomodasi.

Ditambah dengan kursi untuk Kalimantan Utara, kata Baidlowi, sejauh ini fraksi-fraksi masih lebih sepakat penambahan 19 kursi.

"Pastinya berapa, itu belum putus. Fraksi-fraksi kesepakatannya ingin menambah bersama 19 kursi. Sementara Pemerintah, menawar lima saja," kata Baidlowi, Senin (29/5).

Diakuinya, semua fraksi juga sepakat untuk berkompromi dengan Pemerintah. Semuanya bisa memahami kesulitan yang dihadapi Pemerintah, terkait misalnya anggaran.

"Ya kita, Gerindra, paham soal kemampuan pemerintah untuk idealnya berapa. Hampir semuanya tak ngotot," kata dia.

Kemungkinan jalan tengahnya, menurut dia, adalah penambahan 1 kursi dari 560 menjadi 570 kursi di DPR periode mendatang. Artinya, alokasi kursi yang ada selama ini tak dikurangi. 3 kursi bisa disediakan untuk Kalimantan Utara.

"Tapi ditambah alokasi kursi sebanyak 7. Itu ada di wilayah seperti Kepri, Riau, Lampung, Sumut, dan Sultra. Itu yang kemahalan kursinya yang agak ekstrem. Sehingga nantinya, tingkat keterwakilan dewan per dapil dilihat dari rentang penduduk tak jauh," jelasnya.

"Rentangnya harusnya sekitar 400.000-500.000. Di Kepri itu sampai 600.000-an warga per kursi. Kalau kisaran 400.000-500.000 per kursi, itu masih moderat."

Markus Junianto Sihaloho/FMB

BeritaSatu.com

Sumber: Google News

About Redaksi

Check Also

Fadli Zon Anggap MK Dimasuki Kepentingan Politik bila Tak Hapus … – KOMPAS.com

KOMPAS.com Fadli Zon Anggap MK Dimasuki Kepentingan Politik bila Tak Hapus …KOMPAS.comJAKARTA, KOMPAS.com – Wakil …