Home / Politik / Elit Politik Harus Memberi Kepeloporan dalam Mengamalkan … – Tribunnews

Elit Politik Harus Memberi Kepeloporan dalam Mengamalkan … – Tribunnews

Tribunners / Citizen Journalism

Elit Politik Harus Memberi Kepeloporan dalam Mengamalkan Pancasila

Pancasila merupakan dasar negara yang digali dari nilai-nilai kehidupan masyarakat nusantara.

Sabtu, 3 Juni 2017 09:43 WIB Elit Politik Harus Memberi Kepeloporan dalam Mengamalkan PancasilaIstimewaDiskusi Merawat Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Rumah Gerakan 98, di Gedung Sere Manis, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/1/2017).

Pancasila merupakan dasar negara yang digali dari nilai-nilai kehidupan masyarakat nusantara.

Nilai-nilai tersebut telah menjadi budaya bermasyarakat, dan dalam penyelenggaraan pemerintahan dari para leluhur bangsa Indonesia secara turun-temurun.

Ir. Soekarno, Prof.Dr. Moh. Yamin, Mr. Soepomo merumuskannya sebagai dasar negara saat sidang BPUPKI (Mei-Juni 1945).

Sembilan anggota BPUPKI (PPKI) yang bertugas melakukan sinkronisasi atas usulan para Bapak Bangsa pada 22 Juni 1945 menghasilkan draft Pancasila dalam rumusan Piagam Jakarta.

Draft tersebut merupakan capaian kesepakatan atas dinamika yang terjadi antara membentuk dasar negara Islam atau negara kebangsaan.

Rumusan Pancasila Piagam Jakarta persis seperti 5 butir yang kita kenal hari ini, namun untuk Sila Pertama ditambah 7 suku kata menjadi: Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
Sebelum diundangkannya UUD 1945, perwakilan non muslim menyoal Pancasila versi Jakarta Charter dengan alasan keberagaman agama yang ada di basis wilayah Indonesia.

Para tokoh Islam mendengar keberatan itu, dan dengan suka rela menghapus tujuh suku kata sehingga rumusan sila pertama sejak diundangkannya UUD 1945 pada 18 Agustus 1945 menjadi seperti hari ini: Ketuhanan Yang Maha Esa.

Beberapa bulan pasca Proklamasi Kemerdekaan 1945, Wakil Presiden mengeluarkan Maklumat No. X Th. 1945, yang berisi tentang pembentukan partai-partai politik.

Kebijakan pemerintah ini bertujuan agar beragam aliran di masyarakat dapat menyalurkan kepentingannya melalui partai politik, dan memudahkan pembinaannya di dalam sistem demokrasi.

Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Rumah Gerakan 98 memandang kedua momentum bersejarah di atas sangat penting artinya dalam perjalanan Republik Indonesia.

Halaman selanjutnya 1234

Editor: Dewi Agustina Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com Ikuti kami di Aksi Brutal Suami Menyiksa Sang Istri Setelah Tepergok Berduaan di Kamar Bersama Selingkuhan Sumber: Google News

About Redaksi

Check Also

Fadli Zon Anggap MK Dimasuki Kepentingan Politik bila Tak Hapus … – KOMPAS.com

KOMPAS.com Fadli Zon Anggap MK Dimasuki Kepentingan Politik bila Tak Hapus …KOMPAS.comJAKARTA, KOMPAS.com – Wakil …