Home / Bisnis / Hasil Dyno Real Honda Civic Type R FK8 : Benarkah 306 Horsepower?

Hasil Dyno Real Honda Civic Type R FK8 : Benarkah 306 Horsepower?

AutonetMagz.com – Mesin 2.000 cc 4 silinder turbo pada tahun 1990-an paling tidak hanya bisa 250 hp, dicontohkan dengan baik oleh Subaru Impreza WRX GC8 dan Mitsubishi Lancer Evolution 3 GSR CE9A. Itu sih dulu, sebab berkat engineer yang bekerja keras dan tak henti memeras peluh, sekarang mesin 2.000 cc 4 silinder turbo bisa punya tenaga fantastis, bahkan hingga 381 hp seperti mesinnya Mercedes-AMG GLA45, A45 dan CLA45, yang punya mesin 2.000 cc turbo terkuat di dunia.

Mesin 2.000 cc 4 silinder turbo berkode K20C1 milik Honda Civic Type R FK8 pun bisa membuat kita merinding dengan angka tenaga resmi 306 hp. Itu kan di atas kertasnya Honda, tapi bagaimana kalau di atas dynamometer atau dyno? Sedikit info, kadang angka tenaga di atas dyno bisa sedikit di bawah tenaga resmi, karena angka tenaga resmi kadang diukur di mesin (engine horsepower), sementara dyno diukur di roda (wheel horsepower).

Kenapa wheel horsepower bisa lebih rendah daripada engine horsepower? Gampang. Saat mengukur engine horsepower, tenaga yang terukur adalah tenaga yang benar-benar baru dihasilkan mesin, jadi bisa mencetak angka yang besar. Nah, lain cerita saat mengukur wheel horsepower, karena mesin mengalami kerugian mekanis saat harus memutar roda. Kerugian mekanis seperti memutar gardan, girboks dan lain-lain (termasuk roda) mereduksi tenaga yang terukur.

Kembali ke pengukuran dyno Civic Type R. Melalui video dyno 5 detik di atas (bentar banget sih), sekelompok orang ingin mencari tahu tenaganya di atas roda. Hasilnya bisa dilihat di grafik di bawah ini, di mana angka realnya adalah 294,22 hp-an. Waduh, kalau membandingkan 306 hp dari klaim Honda dan 294,22 hp yang terukur, selisih itu masih termasuk tidak besar lho.

Ingat saat Richard Hammond mencoba Ford Mustang Shelby GT500 yang diklaim punya 500 hp? Pas dites dyno, yang didapat 447 hp. Hal lainnya adalah, mobil FWD rata-rata kehilangan 10-15 persen tenaga saat memutar roda, lalu mobil AWD bisa kehilangan 20-25 persen. Itu tidak mutlak, bisa lebih besar atau lebih kecil. Apa opinimu mengenai selisih 11,78 hp dari spek resmi vs hasil dyno? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:Peugeot Scooters Pamerkan Produk Untuk Pertama Kalinya di Jakarta Fair 2017
Read Next:Jaguar Land Rover Classic Car Center : Bukan Sekedar Museum Antik!Sumber: Autonetmagz

About Redaksi

Check Also

Ferrari Sikat Penghargaan Bergengsi International Engine Of The Year 2017!

AutonetMagz.com – Sang Kuda Italia, Ferrari makin memamerkan tajinya dalam merancang mesin performa tinggi, apapun jenisnya, entah itu naturally aspirated atau turbo. Terbukti, sekarang jadi tahun kedua di mana mesin 3.900 cc V8 turbo milik 488 GTB, 488 Spider, California T dan GTC4Lusso T menyabet gelar International Engine of The Year, sekaligus menjadi jawara mesin performa tinggi di kategori mesin berkapasitas 3.000 cc hingga 4.000 cc. Sejak pertama kali diperkenalkan di tahun 1999, ajang International Engine of The Year sudah menjadi salah satu kontes paling bergengsi. Selain dari mesin 3.900 cc V8 turbo, mesin naturally aspirated milik Ferrari juga tidak kalah pamor seperti yang sudah disampaikan tadi. Mesin 6.300 cc V12 milik Ferrari F12 Berlinetta dan F12 tdf (yang sekarang sudah digantikan oleh 812 Superfast), menjadi raja di kategori mesin performa tinggi di atas 4.000 cc. Sebenarnya tidak perlu ragu juga dengan mesin turbo Ferrari, meski jelas mesin V8 dan V12 mereka yang be..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *