Home / Dunia / Inilah 5 Berita Terpopuler dari Manca Negara – Kompas.com – KOMPAS.com

Inilah 5 Berita Terpopuler dari Manca Negara – Kompas.com – KOMPAS.com

AHMAD AL-RUBAYE / AFP Seorang prajurit Irak melepaskan tembakan ke arah posisi ISIS sambil berlindung di belakang puing-puing bangunan di kota Mosul.

KOMPAS.com – Berbagai berita berdatangan dari manca negara sepanjang Minggu (28/5/2017) dan sebagian di antaranya menjadi "santapan" para pembaca Kompas.com.

Berikut lima berita dunia yang paling mendapat perhatian pembaca sepanjang hari kemarin.

1. Pria disabilitas akan dihukum mati di Arab Saudi

Sebuah pengadilan Arab Saudi telah mengukuhkan hukuman mati terhadap serorang pria penyandang disabilitas yang ditangkap karena menghadiri sebuah unjuk rasa, kata aktivis.

Munir al-Adam (23) , yang dipukul sampai babak-belur telah kehilangan pendengarannya sejak demonstrasi di daerah yang didominasi kelompok Syah di timur negara itu pada 2012.

Para aktivis HAM telah mengecam putusan itu, dan menyebutnya sebagai putusan yang "mengejutkan" dan meminta intervensi dari Gedung Putih.

Mengapa Munir dijatuhi hukuman mati? Berita selengkapnya bisa Anda temukan di sini

2. Mantan budak seks ISIS minta bantuan Washington

Seorang perempuan Yazidi yang menderita selama 10 bulan sebagai budak seks gerombolan penjahat Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) datang ke Washington.

Ia memohon pertolongan bagi masyarakat agama Yazidi yang menderita trauma dan mengungsi di Irak utara dan ratusan lainnya yang masih diperbudak ISIS.

Shireen Jardo (25), bertemu dengan beberapa anggota Kongres Amerika Serikat (AS) dan pejabat federal bersama organisasi-organisasi bantuan kemanusiaan dan media Irak.

Bagaimana kisah Shireen Jardo selengkapnya? Silakan klik tautan ini untuk menemukan jawabannya.

3. Militan Maute eksekusi warga sipil di kota Marawi

Kota Marawi, yang dijuluki “kota Muslim”, di Mindanao dalam hampir sepekan ini telah berubah menjadi medan konflik bersenjata paling mematikan di Filipina selatan.

Militer Filipina, Minggu (28/5/2017), menyebutkan, pertempuran melawan militan Islam yang merupakan sayap kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) telah menewaskan 19 warga sipil.

Dengan itu, jumlah korban tewas akibat pertempuran dalam enam hari sejak Selasa (23/5/2017) telah meningkat menjadi 97 orang.

Silakan baca di sini untuk mengetahui perkembangan terbaru.

4. Kim Jong Un awasi uji coba senjata baru

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, memimpin pengujian sistem senjata anti-pesawat terbang, Minggu (28/5/2017) ini.

Ia juga memerintahkan produksi masal sistem senjata baru itu dan pengerahannya di seluruh negeri, demikian kantor berita Korut, KCNA.

KCNA tidak melaporkan sifat tepat dari senjata itu mau pun waktu pengujiannya. Namun, disebutkan bahwa pengujian itu dilakukan oleh Akademi Ilmu Pertahanan Nasional, yang diyakini mengembangkan senjata nuklir dan rudal.

Berita selengkapnya silakan buka tautan ini.

5. Pasukan Irak masih berusaha merebut sisi barat kota Mosul

Pasukan Irak pada Sabtu (27/5/2017) melancarkan operasi untuk merebut kembali kantung terakhir yang dikuasai Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) di Mosul, menurut pernyataan militer.

Kejatuhan kota itu akan menandai akhir dari "kekhalifahan" yang hampir tiga tahun lalu dideklarasikan oleh pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi, yang juga meliputi bagian-bagian dari Suriah.
Daerah kantung itu meliputi pusat Kota Tua dan tiga daerah yang berdekatan di sepanjang tepi barat Sungai Tigris.
Serangan yang didukung Amerika Serikat di Mosul sekarang jalan delapan bulan, lebih lama dari rencana karena para militan sembunyi di antara warga sipil.

Selengkapnya soal operasi militer Irak di Mosul ada di sini.

Berita TerkaitArab Saudi Akan Hukum Pancung 50 Napi TerorismeHampir 10.000 Warga Yazidi Jadi Korban ISIS di IrakMilitan Asal Indonesia Tewas dalam Pertempuran di MarawiDubes AS di PBB: Kim Jong Un Alami Penyakit JiwaISIS Tinggal Kuasai 12 Kilometer Persegi Wilayah Kota Mosul Terkini Lainnya Bupati Buton Utara: Dari 10 Titik Banjir, Kambowa yang Paling Parah Bupati Buton Utara: Dari 10 Titik Banjir, Kambowa yang Paling Parah Regional 29/05/2017, 22:37 WIB Pemerintah Kejar Target Venue Asian Games 2018 Rampung Akhir Tahun Pemerintah Kejar Target Venue Asian Games 2018 Rampung Akhir Tahun Olahraga 29/05/2017, 22:18 WIB Buka Puasa Bersama, Jokowi-JK Asik 'Ngobrol' Buka Puasa Bersama, Jokowi-JK Asik 'Ngobrol' Nasional 29/05/2017, 22:16 WIB KPU RI: Hasil Pemilu Bergantung pada Rekrutmen Penyelenggara Pemilu KPU RI: Hasil Pemilu Bergantung pada Rekrutmen Penyelenggara Pemilu Nasional 29/05/2017, 22:07 WIB Pendukung Rizieq Minta Polisi Tangkap Penyebar 'Chat' WhatsApp Pendukung Rizieq Minta Polisi Tangkap Penyebar "Chat" WhatsApp Megapolitan 29/05/2017, 22:02 WIB Truk Pasir Masuk Jurang di Ponorogo, Sang Sopir Tewas Truk Pasir Masuk Jurang di Ponorogo, Sang Sopir Tewas Regional 29/05/2017, 22:00 WIB Pimpinan Pansus: RUU Terorisme Akan Tunjukan Bahwa Negara Hadir Pimpinan Pansus: RUU Terorisme Akan Tunjukan Bahwa Negara Hadir Nasional 29/05/2017, 21:56 WIB Ketum MUI Sarankan Rizieq Shihab Ikuti Proses Hukum Ketum MUI Sarankan Rizieq Shihab Ikuti Proses Hukum Nasional 29/05/2017, 21:55 WIB Tim Gabungan Amankan Seorang Pembakar Lahan di Riau Tim Gabungan Amankan Seorang Pembakar Lahan di Riau Regional 29/05/2017, 21:46 WIB Todung: Tidak Boleh di Negara Demokrasi Ada Intimidasi Todung: Tidak Boleh di Negara Demokrasi Ada Intimidasi Nasional 29/05/2017, 21:44 WIB Ratusan Pengacara Deklarasikan Forum Advokat Pancasila Ratusan Pengacara Deklarasikan Forum Advokat Pancasila Nasional 29/05/2017, 21:28 WIB Polisi Gerebek Produsen Jamu Kuat Merek 'Tarzan X' di Banyuwangi Polisi Gerebek Produsen Jamu Kuat Merek "Tarzan X" di Banyuwangi Regional 29/05/2017, 21:25 WIB Evakuasi 16 WNI Pendakwah di Marawi Belum Bisa Dilakukan Evakuasi 16 WNI Pendakwah di Marawi Belum Bisa Dilakukan Internasional 29/05/2017, 21:23 WIB 'Orang yang Melihat Bisa Membaca Al Quran, Kenapa Saya Buta Tak Bisa?' "Orang yang Melihat Bisa Membaca Al Quran, Kenapa Saya Buta Tak Bisa?" Regional 29/05/2017, 21:22 WIB Alasan Kapolri Setuju TNI Terlibat Pemberantasan Terorisme Alasan Kapolri Setuju TNI Terlibat Pemberantasan Terorisme Nasional 29/05/2017, 21:18 WIB Load MoreSumber: Google News

About Redaksi

Check Also

Presiden Bank Dunia: Indonesia Akan Buat Iri Mayoritas Negara di … – KOMPAS.com

KOMPAS.com/IHSANUDDIN Jim Yong Kim, President of World Bank Group, mengenakan batik saat bertemu Presiden Jokowi …