Home / Politik / Komentar PDI-P soal Perbedaan Pandangan Politik Jokowi-JK – KOMPAS.com

Komentar PDI-P soal Perbedaan Pandangan Politik Jokowi-JK – KOMPAS.com

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira memberikan keterangan pers seputar acara peringatan HUT ke-44 PDI Perjuangan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (9/1/2017). Peringatan HUT ke-44 PDI Perjuangan akan berlangsung Selasa (10/1/2017) di Jakarta Convention Center.

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengatakan, 0erbedaan pandangan politik antara Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Pilkada DKI Jakarta tak mengganggu soliditas pemerintahan.

"Pemerintahan tetap kondusif. Presidennya tetap Jokowi," kata Andreas, saat dihubungi melalui pesan singkat, Jumat (26/5/2017).

Soal dukungan dalam pilkada, menurut dia, menunjukkan kualitas politik individu.

Hal itu bebas dilakukan dalam sistem demokrasi terbuka dan rakyat akan menilai pribadi masing-masing politisi.

Andreas mengatakan, Jokowi adalah politisi sekaligus negarawan yang bisa memisahkan wilayah pemerintahan dan politik praktis.

Baca: Soal Jusuf Kalla Dukung Anies-Sandi, Ini Kata Jokowi

"Dari peristiwa Pilkada DKI, Jokowi telah memberikan contoh yang baik kepada rakyat. Dan rakyat pun bisa menilai mana politisi yang berkualifikasi negarawan, mana politisi pragmatis," kata Anggota Komisi I DPR RI itu.

Pernyataan Jokowi

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara soal perbedaan pandangan politik antara dirinya dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di dalam Pilkada DKI Jakarta.

Jokowi mengakui bahwa dirinya dan JK berbeda pandangan politik dalam pesta demokrasi Ibu Kota tersebut.

Presiden Jokowi dengan tegas memosisikan diri tidak memihak ke pasangan calon manapun.

Sementara, JK memilih untuk mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Meski demikian, Jokowi menyadari banyak pihak yang tidak percaya bahwa dirinya netral dan berdiri di atas semua golongan di dalam Pilkada DKI Jakarta.

(Baca: Kalla: Saya Tidak Tahu Pilihan Bapak Presiden)

"Banyak orang yang enggak percaya. Bolak-balik saya sampaikan bahwa di wilayah praktis seperti pemilihan gubernur, pemilihan wali kota dan bupati, saya ingin betul-betul berada netral. Apalagi sampai intervensi-intervensi. Saya sampaikan tidak," ujar Jokowi dalam acara 'Jokowi di Rosi' di Kompas TV, Kamis (25/5/2017).

"Banyak yang tidak percaya. Banyak yang enggak percaya. Tetapi sekali lagi yang kita lihat sekarang ini ya seperti apa adanya. Tidak hanya di DKI, di daerah lain juga sama (Jokowi tidak intervensi)," lanjut dia.

Kompas TV Presiden Joko Widodo menggelar konferensi pers singkat di lokasi bom Kampung Melayu di Jakarta Timur. Berita TerkaitJokowi Mengaku Sibuk sehingga Belum Sempat Bertemu Anies-SandiJokowi Akui Beda Pandangan dengan JK di Pilkada DKI, tetapi Tetap AkurSoal Jusuf Kalla Dukung Anies-Sandi, Ini Kata Jokowi Terkini Lainnya Indonesia Akan Buat Bank Data Terorisme Dunia Indonesia Akan Buat Bank Data Terorisme Dunia Nasional 29/05/2017, 09:25 WIB Sore Ini, Halte Transjakarta Kampung Melayu Akan Kembali Beroperasi Sore Ini, Halte Transjakarta Kampung Melayu Akan Kembali Beroperasi Megapolitan 29/05/2017, 09:17 WIB 'Skytrain' Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta "Skytrain" Mulai Dipasang di Bandara Soekarno-Hatta Megapolitan 29/05/2017, 08:55 WIB Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi Hari Kerja Pertama di Bulan Ramadhan, Pengaduan di Balai Kota Sepi Megapolitan 29/05/2017, 08:45 WIB Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik Polisi Bongkar Praktik Pengoplosan Beras dengan Sabun di Gresik Regional 29/05/2017, 08:43 WIB Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia Trump Bantah Menantunya Rancang Komunikasi Rahasia dengan Rusia Internasional 29/05/2017, 08:42 WIB Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia Sehari, Polres Nunukan Gerebek 2 Bandar Sabu Jaringan Malaysia Regional 29/05/2017, 08:12 WIB 5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil 'Berebut' Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan 5 Berita Populer Nusantara: Di Balik Viralnya Foto 2 Mobil "Berebut" Jalur hingga Ibu Nuril yang Terjerat UU ITE karena Telepon Atasan Regional 29/05/2017, 08:03 WIB Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu Misteri Komplotan Teroris Kampung Melayu Nasional 29/05/2017, 07:55 WIB Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP Andi Narogong Bersaksi dalam Sidang ke-17 Kasus E-KTP Nasional 29/05/2017, 07:45 WIB Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute Umat Muslim Kota Marawi Lindungi Warga Kristen dari Militan Maute Internasional 29/05/2017, 07:39 WIB Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini Megapolitan 29/05/2017, 07:12 WIB Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran Masjid Subulussalam, Jejak Kesultanan Demak Bintoro di Lereng Gunung Ungaran Regional 29/05/2017, 07:04 WIB Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang Diawali Pertengkaran dengan Istri, Pria Ini Mengamuk dan Bunuh 8 Orang Internasional 29/05/2017, 07:00 WIB Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan Cegah Masuknya Militan ISIS, TNI dan Polri Perketat Pengamanan Perbatasan Nasional 29/05/2017, 06:38 WIB Load MoreSumber: Google News

About Redaksi

Check Also

Fadli Zon Anggap MK Dimasuki Kepentingan Politik bila Tak Hapus … – KOMPAS.com

KOMPAS.com Fadli Zon Anggap MK Dimasuki Kepentingan Politik bila Tak Hapus …KOMPAS.comJAKARTA, KOMPAS.com – Wakil …