Home / Politik / Kursi DPR Ditambah, Jimly: Anggaran Makin Tak Efisien – BeritaSatu

Kursi DPR Ditambah, Jimly: Anggaran Makin Tak Efisien – BeritaSatu

Ilustrasi Sidang Paripurna Kursi DPR Ditambah, Jimly: Anggaran Makin Tak Efisien

Ilustrasi Sidang Paripurna (Antara/Sigid Kurniawan)

Jakarta – Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie mengatakan bahwa lembaganya menghormati kesepakatan antara pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang memutuskan menambah 15 kursi anggota dewan yang sebelumnya berjumlah 560 anggota.

"Kalau sudah disepakati oleh pemerintah dan DPR sebagai pembuat undang-undang, ya kita setuju saja sebagai pelaksana. DKPP, Bawaslu dan KPU kan hanya melaksanakan undang-undang," katanya yang ditemui di kantor Wakil Presiden (Wapres), Jakarta, Rabu (31/5).

Ia meyakini pasti ada pertimbangan sehingga Pemerintah dan DPR sepakat menambah jumlah wakil rakyat. Hanya saja, ia mengaku tidak mengetahui apakah pertimbangan menambah tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat sebagai yang diwakili atau tidak.

"Bahwa itu tambah 15 kursi tentu ada sudut pandangnya dari pembuat undang-undang. Cuma kalau dilihat dari segi kepentingan masyarakat, wallahu a'lam bahwa benar masyarakat memang membutuhkan tambahan wakil. Sebagai Ketua DKPP posisinya melaksanakan undang-undang saja," katanya lagi.

Namun, secara pribadi, Jimly mengatakan bahwa penambahan jumlah berarti mengurangi efisiensi dan membuat mekanisme politik di DPR semakin rumit. Walaupun, sebagai pribadi, ia juga menghormati keputusan tersebut.

"Tentu makin banyak orang makin baik, cuma dari segi efisiensi mungkin jadi makin tidak efisien, makin ribet, itu saja. Selalu ada plus-minus kalau kebijakan politik. Tetapi tentu pemerintah dan DPR sudah mempertimbangkan matang, ya kita hormati saja," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, dalam rapat pembahasan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu di DPR, pada Selasa (30/5), Pansus dan pemerintah telah sepakat penambahan kursi DPR pada Pemilu 2019 sebanyak 15 kursi.

Dengan demikian, jumlah kursi anggota dewan yang akan diperebutkan pada Pemilu tahun 2019, menjadi sebanyak 575 kursi. (N-8)

Suara Pembaruan

Novi Setuningsih/YUD

Suara Pembaruan

Sumber: Google News

About Redaksi

Check Also

Tahun Politik, Istana: Penghematan Anggaran 2018 Perlu Dilakukan – Okezone

Home Economy Fiskal & moneter Senin, 24 Juli 2017 – 15:29 wib Tahun Politik, Istana: …