Home / Indonesia / Menangkal ISIS: Malaysia, Filipina, dan Indonesia bakal gelar … – Tribunnews

Menangkal ISIS: Malaysia, Filipina, dan Indonesia bakal gelar … – Tribunnews

BBC Menangkal ISIS: Malaysia, Filipina, dan Indonesia bakal gelar patroli laut di Mindanao

Malaysia, Filipina dan Indonesia akan meluncurkan patroli gabungan di perairan Mindanao untuk menangkal ancaman dari kelompok ISIS.

Sabtu, 3 Juni 2017 17:58 WIB

Malaysia, Filipina dan Indonesia akan meluncurkan patroli gabungan di perairan Mindanao untuk menangkal ancaman dari kelompok ISIS.

Rencana patroli gabungan itu dikemukakan Menteri Pertahanan Malaysia, Hishammuddin Hussein, dalam pertemuan keamanan di Singapura, Sabtu (03/06).

Hingga saat ini, pasukan Filipina masih bertarung melawan kelompok pemberontak Maute yang bersumpah setia kepada ISIS. Kelompok tersebut menyerang kota Marawi di Pulau Mindanao hampir dua minggu lalu.

  • Mabes Polri, 38 orang WNI diduga terlibat serangan Marawi Filipina
  • Filipina berlakukan darurat militer di Mindanao
  • Aksi penembakan di Manila bukan 'serangan teror'
filipina
Salah satu sudut Kota Marawi yang sempat menjadi kantung kekuatan kubu pemberontak Maute yang pro-ISIS. Tampak di tengah bendera ISIS.

Hishammuddin berkata patroli laut gabungan di perairan yang membatasi tiga negara akan dimulai pada 19 Juni. Adapun patroli udara akan menyusul kemudian.

"Jika Anda berbicara tentang Selat Sulu … maka akan melibatkan Malaysia, Indonesia dan Filipina," kata Hishammuddin kepada para delegasi di Shangri-La Dialogue, sebuah konferensi keamanan tahunan, sebagaimana dikutip kantor berita AFP .

"Jadi di ASEAN, kami memutuskan setidaknya ketiga negara ini, untuk mencegah tuduhan tidak melakukan apapun, ketiga negara ini berinisiatif melakukan patroli gabungan…di Selat Sulu," tambahnya.

Hishammuddin berkata Malaysia, Indonesia dan Singapura sebelumnya telah berhasil menjalankan patroli gabungan di Selat Malaka untuk melawan pembajakan.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah menggelar darurat militer di Mindanao guna merespons krisis yang terjadi.

Dia menyatakan bahwa serangan di Marawi sebagai permulaan kampanye besar ISIS untuk mendirikan basis di Filipina.

Para pakar keamanan berkata ISIS sedang berencana mendirikan sebuah "provinsi" di Pulau Mindanao sebagai bagian dari upaya mendirikan khalifah di Asia Tenggara.

  • Evakuasi WNI 'pendakwah' dari Marawi, Filipina selatan, tunggu situasi aman
  • Milisi Indonesia 'tewas dalam pertempuran' di Marawi, Filipina selatan
  • Bom Kampung Melayu terkait serangan kota Marawi?

Halaman selanjutnya 12 Sumber: BBC Indonesia

BBC Ikuti kami di Sumber: Google News

About Redaksi

Check Also

Presiden PKS: Kami Ingin Jadikan Jakarta Seperti Istanbul – Detikcom (Siaran Pers) (Pendaftaran)

Selasa 25 Juli 2017, 13:27 WIB Presiden PKS: Kami Ingin Jadikan Jakarta Seperti Istanbul Yulida …