Home / Kesehatan / Pola Hidup Sehat Cegah PTM – Indopos

Pola Hidup Sehat Cegah PTM – Indopos

Nasional

Wawancara Khusus dengan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan dr Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM

Pola Hidup Sehat Cegah PTM

Sabtu, 17 Juni 2017 | 14:11 Foto : Ilustrasi

DR. LILY SRIWAHYUNI SULISTYOWATI, MM

DIREKTUR Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Ke sehatan

INDOPOS.CO.ID – DIREKTUR Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan dr. Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM, mengajak seluruh masyarakat untuk serius menerapkan pola hidup sehat.

Hal ini sangat penting, guna mengantisipasi berbagai penyakit yang saat ini terus mengancam. Pasalnya, berdasarkan data dari Sistem Registration Survey (SRS) 2014 yang di seleng garakan oleh Badan Litbangkes me nunjukkan ada sepuluh penyebab kematian tertinggi berasal dari penyakit degeneratif.

”Kebiasaan buruk yang bisa mengakibatkan penyakit harus dirubah. Itu bisa dilakukan apabila kita memiliki kesadaran akan penting nya kesehatan,” ujar Lily, saat berbincang de ngan INDOPOS di kantornya Jalan Perce takan Negara, Jakarta Pusat, kemarin (12/6).

Lily mengungkapkan, kesepuluh penyakit tersebut yakni penyakit pembuluh darah otak (21%), penyakit jantung iskemik (12.9%), diabetes melitus (6.7%),TB (5.7%), hipertensi dengan komplikasinya (5.3%), penyakit saluran napas bawah kronik (4.9%), penyakit hati (2.7%), kecelakaan transportasi (2.6%), pneumonia (2.1%) dan diare (1.9%) (Litbangkes, 2015).

”Dengan demikian, penyebab kematian tertinggi didominasi oleh stroke, penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes melitus dan hipertensi dengan komplikasinya,” papar nya.

Apalagi, pengobatan terkait penyakit tersebut cukup mahal. Lily menjelaskan, penyakit tidak menular merupakan penyakit yang tidak disebabkan oleh proses infeksi.

”Penyakit tidak menular pada umumnya tanpa gejala yang jelas. Namun bila sudah bergejala biasanya sudah berada pada stadium lanjut sehingga dibutuhkan biaya yang cukup besar dalam penatalaksanaannya,” ujarnya.

Beban biaya pengobatan penyakit tidak menular menjadi meningkat seiring dengan peningkatan jumlah kasusnya di Indonesia. Berdasarkan data BPJS menunjukan bahwa pada tahun 2014 beban biaya akibat penyakit tidak menular sebesar Rp 8,9 triliun, meningkat menjadi sebesar Rp 14,6 triliun pada triwulan III tahun 2016 (hampir 2 kali lipat).

”Jadi pencegahan penyakit ini menjadi konsen kita bersama,” terangnya.

Lebih lanjut, jika ditanya bagaimana pencegahannya, Lily menerangkan, penyakit tidak menular adalah penyakit yang tidak ditularkan, namun perkembangannya berjalan perlahan dalam waktu yang panjang (kronis). Penyakit tidak menular dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko.

Adapun faktor risiko dari penyakit tidak menular adalah, merokok, diet dengan gizi tidak seimbang, kurang aktifitas fisik, dan konsumsi alkohol. Cara pencegahannya adalah tidak merokok dan hindari asap rokok orang lain, pola makan sehat dengan gizi seimbang, pertahankan berat badan ideal, tidak mengkonsumsi alkohol.

Untuk langkah-langkah apa saja bila tidak ingin menderita, diungkapkan Lily, pengendalian penyakit tidak menular dilakukan berdasarkan siklus kehidupan mulai dari kehamilan sampai lansia.

”Jika tidak dilakukan upaya pengendalian faktor risiko dan deteksi dini yang komprehensif maka hal tersebut dapat menjadi kenyataaan. Sebab ada hubungan yang erat antara faktor risiko dengan terjadinya penyakit tidak menular,” imbuhnya.

Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya penyakit tidak menular, pihaknya juga memiliki program yang dinamakan CERDIK. Program CERDIK yang dimaksud, yakni Cek Kesehatan secara berkala, Enyahkan Asap Rokok, Rajin Aktivitas Fisik, Diet yang sehat dan seimbang, istirahat cukup Kelola Stress. (*)

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Loading… Suka Suka 0% Lucu Lucu 0% Sedih Sedih 0% Marah Marah 0% Kaget Kaget 0% Aneh Aneh 0% Takut Takut 0% Berita Lainnya Cuti Tambahan Berlaku Juga untuk TNI dan Polri

Cuti Tambahan Berlaku Juga untuk TNI dan Polri

Senin, 19 Juni 2017 | 12:35 Kemenkes Lucurkan Aplikasi Kesehatan di Musim Mudik-Balik 2017

Kemenkes Lucurkan Aplikasi Kesehatan di Musim Mudik-Balik 2017

Senin, 19 Juni 2017 | 11:12 22 Juni, Diprediksi 1,5 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta

22 Juni, Diprediksi 1,5 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Senin, 19 Juni 2017 | 10:57 Dimeriahkan 30 Kampung, FDS 2017 Bakal Sajikan Banyak Inovasi

Dimeriahkan 30 Kampung, FDS 2017 Bakal Sajikan Banyak Inovasi

Senin, 19 Juni 2017 | 08:39Sumber: Google News

About Redaksi

Check Also

Inilah Alasan Mengapa Bersepeda Harus Dijadikan Gaya Hidup – Bintang.com

Bintang.com, Jakarta Kesehatan merupakan suatu hal yang harus diperhatikan oleh setiap orang. Banyak diantara kita …