Home / Olahraga / Proyek Sarana Olahraga Disorot – Indopos

Proyek Sarana Olahraga Disorot – Indopos

Jakarta Raya

Proyek Sarana Olahraga Disorot

Senin, 29 Mei 2017 | 18:51 Taman Menteng dilengkapi arena olahraga.

INDOPOS.CO.ID – SUKU Dinas Pemuda dan Olahraga (Kasudin Orda) Kota Jakarta Pusat dinilai tidak mampu melaksanakan proyek pembangunan sarana olahraga pada 2016. Secara 100 persen, justru tergolong pencurian nilai anggaran atau pidana korupsi.

Koordinator Jakarta Corruption Watch (JCW) Manat Gultom kepada INDOPOS, Minggu (28/05), menuturkan bahwa dana APBD senilai Rp 4 miliar untuk pekerjaan rehabilitasi lapangan olahraga dan sepak bola di wilayah Jakarta Pusat diperintahkan agar dilaksanakan 100 persen.

Hal itu sesuai Surat Keputusan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang atau Jasa (BPPBJ) Provinsi DKI Jakarta Nomor 12820/ BPHL/ PTU. 6/ XII/ 2016/ 21 September 2016. Manat menuturkan, pekerjaan atau proyek pembangunan sarana olahraga yang dikerjakan PT Eldenair Pratama itu hingga 100 persen.

Anehnya, selain merampungkan pekerjaaan pembangunan, ditemukan hasil pekerjaan tidak berkesesuaian spesifikasi dalam Bill of Quantity (BoQ). Seperti pembuatan lapangan bulu tangkis, basket dan futsal di beberapa lokasi diduga asal jadi dan tidak sepenuhnya selesai.

Padahal, sepengetahuan Manat, Edward Situmeang selaku penguasa pengelola keuangan Rp 4 miliar itu telah memberi perpanjangan masa kontrak selama dua puluh hari kepada PT Eldenair Pratama.

"Bukti – bukti beberapa perlengkapan pendukung seperti gawang dan jaringnya belum terpasang serta lapangan belum di cat menunjukan bahwa Kasudin ORDA Kota Administrasi Jakarta Pusat, Edward Situmeang, dengan pihak PT. Eldenair Pratama ternilai melakukan unsur ganda atau terafiliasi dalam sifat korupsi rahasia melibatkan elemen keuntungan secara timbal balik," sindir Manat.

Manat juga mengungkapkan, proyek yang menggunakan dana APBD itu pun berantakan, meski sudah diberi perpanjangan waktu kerja. Pihaknya menduga, ada permainan lolosnya PT Eldenair Pratama pasca lelang konsulidasi. Sehingga patut dicurigai sebagai bentuk korupsi terselubung maupun bersifat ganda.

Karena itu, JCW akan segera melaporkan bukti-bukti dugaan korupsi itu ke aparat penegak hukum atas pelaksanaan proyek pembangunan sarana olahraga di wilayah Jakarta Pusat. (ibl)

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Loading… Suka Suka 0% Lucu Lucu 0% Sedih Sedih 0% Marah Marah 0% Kaget Kaget 0% Aneh Aneh 0% Takut Takut 0% Berita Lainnya Pembangunan Flyover Cipinang Lontar Dapat Tambahan Anggaran

Pembangunan Flyover Cipinang Lontar Dapat Tambahan Anggaran

Selasa, 30 Mei 2017 | 14:27 Pengusaha Hiburan Malam Terancam Sanksi

Pengusaha Hiburan Malam Terancam Sanksi

Selasa, 30 Mei 2017 | 11:57 Tangani Kejahatan Jalanan, Polres Jakpus Bentuk Tim Khusus Alpha

Tangani Kejahatan Jalanan, Polres Jakpus Bentuk Tim Khusus Alpha

Selasa, 30 Mei 2017 | 10:54 Bang JAPAR Beri Bantuan Korban Kebakaran Senen

Bang JAPAR Beri Bantuan Korban Kebakaran Senen

Selasa, 30 Mei 2017 | 09:30Sumber: Google News

About Redaksi

Check Also

Pilih Nahkoda Baru, KONI Gelar Musyawarah Olahraga Kabupaten … – Jawa Pos (Siaran Pers) (Blog)

Pamekasan Pilih Nahkoda Baru, KONI Gelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Rabu, 26 Jul 2017 18:40 | …