Home / Politik / Qatar Korban Perselisihan Politik Arab Saudi Dan Iran, Indonesia … – RMOL.CO (Siaran Pers)

Qatar Korban Perselisihan Politik Arab Saudi Dan Iran, Indonesia … – RMOL.CO (Siaran Pers)

  • Babel
  • Banten
  • Bengkulu
  • Jabar
  • Jakarta
  • Jateng
  • Jatim
  • Kalbar
  • Kalteng
  • Papua
  • Sumbar
  • Sumsel
  • Sumut
  • RMTV

News Tickers

  • Muhammadiyah: Perpres Harus Menyempurnakan Kebijakan Mendikbud, Bukan Membatalkan, 20 JUNI 2017 , 02:26:00
  • Jajan Story Angkat Dan Populerkan Jajanan Tradisional, 20 JUNI 2017 , 02:10:00
  • Abaikan Permintaan Pansus KPK, Kapolri Tolak Panggil Paksa Miryam, 20 JUNI 2017 , 01:53:00
  • Cara Menteri Susi Berantas Illegal Fishing Menyalahi Konsep Konservasi Alam, 20 JUNI 2017 , 01:31:00
  • Syahganda: Perjuangan Melawan Rezim Jokowi Terbelah, Yang Mau Damai Kelompok Islam, 20 JUNI 2017 , 01:16:00

IndiHome Digital Home Experience Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Ramadhan Qatar Korban Perselisihan Politik Arab Saudi Dan Iran, Indonesia Tak Perlu Ikut Campur

SENIN, 19 JUNI 2017 , 16:15:00 WIB

Qatar Korban Perselisihan Politik Arab Saudi Dan Iran, Indonesia Tak Perlu Ikut Campur

Qatar/Net

KONFLIK terburuk sepanjang sejarah Timur Tengah kini melanda Qatar, 7 (tujuh) negara Teluk Arab diantaranya Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Bahrain, Mesir, Yaman dan dua negara lainya memutuskan hubungan diplomatik. Pemutusan ini disiyalir disebabkan oleh pernyataan Emirat Qatar yang menyebutkan "Iran sebagai kekuatan Muslim Dunia dan mengkritisi kebijakan Donald Trump terhadap teheran" dan tuduhan keterlibatan memberikan dukungan dana pada gerakan radikalisme dan terorisme sebut saja Al-Qaeda maupun Ikhwanul Muslimin. Berita Terkait Sudah Komunis, Islam Lagi!! Sesat Pikir Proyek Infrastruktur Bung Karno Dan Prinsip Ketuhanan

Dengan cepat pandangan ini dibantah keras doha dengan alasan bahwa pernyataan Emirat Qatar itu peretasan oleh hacker dan terkait terorisme tidak ada bukti keterlibatan Qatar memberikan dukungan justru pemeritahnnya konsisten memerangi terorisme hingga ke akar-akarnya. Sanggahan ini pun tidak merubah pendirian Arab Saudi dan sekutunya untuk memblokade Qatar.
Qatar dengan jumlah penduduk mencapai 2,5 juta jiwa dan luas wilayah 11571 kilometer persegi merupakan anggota Gulf Cooperation Council (GSS) yang didirikan sejak tahun 1981 bersama Arab Saudi, Oman, Kuwait dan UEA. Arab Saudi dan Qatar adalah negara muslim yang kaya dan maju dengan melimpahnya ketersediaan gas dan minyak dunia. Qatar dengan pendapatan perkapita terbesar di dunia dan penyumbang minyak terbesar dunia mencapai 30% dan pengimport pangan 40% merasa diperlakukan tidak adil atas perselisihan ini, karena segala tuduhan yang ditujukan padanya sangat politis dan merugikan semua pihak, tidak hanya pemerintah Qatar tetapi masyarakat dunia, para tenaga kerja asing dan negara-negara berkepentingan lainnya seperti Iran, Turki dan Rusia.
Pemutusan akses udara, darat dan laut adalah langkah skeptis Arab dan sekutunya sebagai bentuk puncak kemarahan aliansi 7 (tujuh) negara teluk Arab terhadap Qatar yang disinyalir selalu menampakan perbedaan dalam kebijakan politik luar negerinya seperti dukungan terhadap Mursi (Mantan Presiden Mesir) hingga kejatuhannya, ditambah kedekatannya pada Iran dan Israel yang jelas musuh Kelompok Arab dan sekutunya.
Upaya perdamaian pun dilakukan oleh berbagai pihak seperti Presiden Erdogan dari Turki, anggota Gulf Cooperation Council (GSS) Kuwait, Vladimir Putin dari Rusia dan terus mengajak negara-negara lain untuk terlibat dalam upaya perdamaian konflik tersebut. Lalu bagaimana peran Indonesia, secara geopolitik Indonesia tidak memiliki kepentingan besar dalam perselisihan ini paling memastikan keselamatan WNI di Qatar. Untuk itu, Indonesia dapat menggunakan politik luar negeri bebas aktifnya dengan bersikap netral, tidak berpihak pada negara manapun.
Dalam kacamata penulis konflik ini tidak ada hubungannya dengan ekonomi sebagaimana penjelasan diatas. Ini benar-benar masalah politik untuk melemahkan kekuatan Islam. Keanehan pun terjadi disaat Arab Saudi gencar-gencar nya membangun kekuatan Islam, ia memberanikan diri memunculkan konflik ini dengan berbagai alasan politis, dan seolah-olah Qatar biang masalahnya, sungguh pandangan yang sangat beresiko menyebabkan Qatar terisolasi dan terlihat menjadi korban perselisihan politik Arab Saudi dan Iran.
Sejatinya perselisihan ini dapat diselesaikan melalui forum GCC Gulf Cooperation Council (GSS) maupun aliansi negara-negara muslim yang digagas Arab Saudi, tapi hingga saat ini belum bisa dilakukan, wajarlah ketika dinamika ini dimanfaatkan oleh Sekutu Iran yang seolah-olah melindungi atau Amerika sebagai sekutu Arab Saudi yang seolah-olah paling benar dengan tujuan agar Qatar berpihak pada salah satu blok tersebut atau tidak keduanya, bagi Qatar kerjasana antar negara itu penting selama mengutungkan kedua belah pihak. kalaupun tidak seperti itu mungkin konflik ini sengaja dibuat untuk melemahkan kekuatan Aliansi negara-negara muslim atau Gulf Cooperation Council (GSS). Maka jika situasi semakin tidak terkendali, ini kerugiaan besar bagi negara-negara muslim dan akan menghambat terwujudnya perdamaian di negara-negara Timur Tengah. [***]Sarief Saefulloh
Penulis adalah Vice Presiden ASEAN Muslim Student Association (AMSA) sekaligus Alumni Mahasiswa Politik Islam (Siyasah) UIN SGD Bandung

Loading… Suka Suka 0% Kocak Kocak 0% Sedih Sedih 0% Marah Marah 0% Kaget Kaget 0% Tidak Peduli Tidak Peduli 0% Waspada Waspada 0% Takut Takut 0%
Berita Lainnya Selengkapnya <i>Sudah Komunis, Islam Lagi!!</i>

Sudah Komunis, Islam Lagi!!

MINGGU, 18 JUNI 2017

Sesat Pikir Proyek Infrastruktur

Sesat Pikir Proyek Infrastruktur

SABTU, 17 JUNI 2017

Bung Karno Dan Prinsip Ketuhanan

Bung Karno Dan Prinsip Ketuhanan

SABTU, 17 JUNI 2017

<i>Dalam Kungkungan Kebohongan (Kaum Rasis) Jokow(i)er dan Ahok(er)</i>

Dalam Kungkungan Kebohongan (Kaum Rasis) Jokow(i)e..

JUM'AT, 16 JUNI 2017

Siapakah Ulama Pewaris Para Nabi?

Siapakah Ulama Pewaris Para Nabi?

JUM'AT, 16 JUNI 2017

Mosi Tidak Percaya Terhadap Demokrasi Indonesia Versi UUD 2002

Mosi Tidak Percaya Terhadap Demokrasi Indonesia Ve..

SELASA, 13 JUNI 2017

VIDEO POPULERHary Tanoe Melawan Jaksa Agung

Hary Tanoe Melawan Jaksa Agung

, 19 JUNI 2017 , 21:00:00

Titik Macet Mudik Lebaran

Titik Macet Mudik Lebaran

, 19 JUNI 2017 , 19:00:00

FOTO POPULERTinjau Stok Pangan

Tinjau Stok Pangan

, 18 JUNI 2017 , 03:10:00

Jasa Pengiriman Paket Meningkat

Jasa Pengiriman Paket Meningkat

, 18 JUNI 2017 , 01:45:00

Konsolidasi Gerindra Jakarta

Konsolidasi Gerindra Jakarta

, 18 JUNI 2017 , 17:41:00

Berita PopulerBerita TerkiniEks Staf Panglima: Kemarin Musuh Bersama Kita Ahok, Sekarang Jokowi

Eks Staf Panglima: Kemarin Musuh Bersama Kita Ahok, Sekarang Jokowi

18 Juni 2017 05:34

Setelah Tumbangkan Ahok, Rijal: Dari Utara Kami Kembali Lawan Jokowi

Setelah Tumbangkan Ahok, Rijal: Dari Utara Kami Kembali Lawan Jokowi

18 Juni 2017 02:25

Tolak Rekonsiliasi, Sri Bintang Dan Kapolda Iriawan Satu Misi

Tolak Rekonsiliasi, Sri Bintang Dan Kapolda Iriawan Satu Misi

19 Juni 2017 11:06

Sri Bintang Pamungkas: Kami Tidak Mau Damai, GNPF-MUI Sudah Selesai

Sri Bintang Pamungkas: Kami Tidak Mau Damai, GNPF-MUI Sudah Selesai

19 Juni 2017 05:48

Citra Jokowi Semakin Tercoreng Kalau Masih Membiarkan Prasetyo Jadi Jaksa Agung

Citra Jokowi Semakin Tercoreng Kalau Masih Membiarkan Prasetyo Jadi Jaksa Agung

19 Juni 2017 05:50

Stiker Ucapan Lebaran AHY Bertebaran Di Bus Kota, Ada Apa?

Stiker Ucapan Lebaran AHY Bertebaran Di Bus Kota, Ada Apa?

20 Juni 2017 03:58

Waspadai Pergeseran Lokasi Konsumsi Selama Masa Mudik

Waspadai Pergeseran Lokasi Konsumsi Selama Masa Mudik

20 Juni 2017 03:44

AMPI Luncurkan Program Zakat Beras

AMPI Luncurkan Program Zakat Beras

20 Juni 2017 03:25

Muhammadiyah: Perpres Harus Menyempurnakan Kebijakan Mendikbud, Bukan Membatalkan

Muhammadiyah: Perpres Harus Menyempurnakan Kebijakan Mendikbud, Bukan Membatalkan

20 Juni 2017 02:26

Jajan Story Angkat Dan Populerkan Jajanan Tradisional

Jajan Story Angkat Dan Populerkan Jajanan Tradisional

20 Juni 2017 02:10

Trending Tag

# AMPI
# BENCANA
# KPK
# MAFIA IMPOR GULA
# MAKAR
# MUDIK
# PANSUS KPK

IndiHome Digital Home Experience e-Paper RMOL Sabar Gorky Malam Budaya Media Kit RMOL Sumber: Google News

About Redaksi

Check Also

Politik Jabar Mulai Memanas, Ridwan Kamil Buat Golkar Meradang – SINDOnews.com (Siaran Pers)

Politik Jabar Mulai Memanas, Ridwan Kamil Buat Golkar Meradang Asep Supiandi Selasa, 25 Juli 2017 …