Home / Teknologi / Teknologi Canggih Ini Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak dan Pulas – Health Liputan6.com

Teknologi Canggih Ini Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak dan Pulas – Health Liputan6.com

Liputan6.com, California, Amerika Serikat Anda mungkin seringkali sulit tidur atau tidur tidak nyenyak. Kualitas tidur yang kurang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk membantu tidur lebih nyenyak, ditemukan beberapa teknologi, salah satunya alat bernama dreem. Alat ini melacak suara dan ritme otak.

  • Tidur Siang, Baik atau Buruk bagi Penderita Insomnia?
  • 4 Langkah Bebas Stres Saat Bangun Tidur
  • 4 Manfaat Tidur Siang Selama 20 Menit

Alat yang dikenakan dengan cara dilingkarkan pada kepala ini dapat membuat seseorang lebih nyenyak tidur, kata Hugo Mercier, pengembang teknologi dreem.

Selain dreem, ada juga teknologi berupa bantal pintar. Masyarakat California, Amerika Serikat pun ikut menggunakan teknologi bantal pintar.

"Saya mau belanja mahal untuk membeli teknologi yang dapat membantu tidur. Saya harap dapat membantu tidur lebih cepat, lebih lama, dan saya merasa lebih segar saat bangun tidur," ujar Frank Ribitch, warga California yang menggunakan alat bantu tidur tersebut.

Lebih lanjut, ada juga smart bed yang menyesuaikan keempukan matras sehingga membuat tidur lebih nyenyak. Berbagai teknologi alat bantu tidur dapat membuat orang Amerika Serikat punya waktu tidur berkualitas.

Dreem membantu tidur lebih nyenyak. (Foto: printscreen VOA)

Centers for Disease Control and Prevention melaporkan, sepertiga orang Amerika Serikat tidak mempunyai waktu tidur yang cukup (normal waktu tidur 7-8 jam per malam). Masyarakat yang menggunakan alat bantu tidur terbukti, mereka menjadi lebih sadar terhadap kesehatan.

Dokter spesialis tidur dari Standford University, dr Clete Kushida memberikan penilaian positif terhadap kehadiran teknologi alat bantu tidur.

Smart bed yang dapat menyesuaikan keempukan matras sehingga tidur menjadi lebih nyenyak. (Foto: printscreen VOA)

Namun, teknologi untuk membantu tidur dinilai belum cukup akurat karena masih mengandalkan deteksi gerak, bukan pada faktor nyenyak atau tidaknya tidur seseorang.

Simak video teknologi alat bantu tidur di bawah ini.

Sumber: Google News

About Redaksi

Check Also

Sandiaga Minta UMKM Ikuti Teknologi untuk Kuatkan Daya Saing – Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno meminta Usaha Mikro Kecil dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *